Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengelompokan manusia berdasarkan ciri-ciri warna kulit dan fsik tubuh tertentu yang diturunkan secara turun-temurun adalah pengertian ….

Pengelompokan manusia berdasarkan ciri-ciri warna kulit dan fsik tubuh tertentu yang diturunkan secara turun-temurun adalah pengertian ….

a. etnik

b. multikultural

c. ras

d. loyalitas ganda

e. keanggotaan ganda


Jawaban C

Pengelompokan manusia berdasarkan ciri-ciri warna kulit dan fsik tubuh tertentu yang diturunkan secara turun-temurun adalah konsep ras menurut Robertson. Perbedaan ras dan etnik merupakan faktor yang sangat penting dalam membentuk pluralitas sosial budaya masyarakat multikultural. 

Berdasarkan jenisnya, ras manusia terbagi menjadi tiga, yaitu ras Kaukasoid, Mongoloid, dan Negroid. Ciri ras Kaukasoid adalah berkulit putih dengan rambut lurus atau berombak. Ciri ras Mongoloid adalah berkulit kuning atau coklat dengan mata yang sipit. 

Ras Negroid ditandai dengan ciri kulit hitam dan berambut keriting. Bangsa yang termasuk ras Kaukasoid adalah bangsa Eropa dan Amerika Serikat. Ras Mongoloid adalah bangsa Asia, termasuk Indonesia. Ras Negroid banyak ditemukan di benua Afrika. Perbedaan masyarakat tersebut penting untuk memahami karakter masyarakat multikultural karena berkaitan dengan timbulnya prasangka rasial.

Prasangka rasial adalah sikap prasangka pada kelompok lain yang didasarkan atas pandangan khusus yang diberikan kepada sekelompok warna kulit tertentu tanpa melihat kenyataan yang sebenarnya. Timbulnya prasangka Kelompok sosial ini dilandasi oleh timbulnya stereotip terhadap kelompok lainnya. 

Konsep etnisitas berkaitan dengan karakteristik budaya suatu kelompok tertentu yang dibentuk oleh perbedaan bahasa, agama, suku bangsa, kedaerahan, dan tempat kelahiran. Menurut Robertson, kelompok etnik adalah sejumlah besar orang yang memandang diri dan dipandang oleh kelompok lain memiliki kesatuan budaya yang berbeda. 

Perbedaan pandangan tersebut diakibatkan sifat-sifat budaya bersama dan interaksi timbal balik yang berlangsung secara intensif. Dalam konsep etnisitas, setiap anggota kelompok etnik memiliki perasaan dan identitas yang sama berdasarkan asal-usul, bahasa, agama, tradisi, dan pengalaman hidup. Seorang anggota kelompok etnik membedakan dirinya dengan anggota kelompok etnik lain berdasarkan ciri-ciri budaya khas yang mereka miliki.